Menuju Pemilu 14 Februari 2024, PK IMM FISIP UMSU Himbau Agar Menjaga Kondusifitas serta Etika dalam Bersosial Media


PK IMM FISIP UMSU mengajak seluruh kalangan masyarakat dan akademisi agar menjaga kondusifitas menuju pemilu beberapa hari yang akan datang.

Pemilu yang akan di selenggarakan beberapa hari kedepan pada saat ini  masih menjadi kontroversi yang sangat hangat  ,perbincangan tersebut kerap kali bertentangan dan memicu perselisihan di kalangan masyarakat karena adanya perbedaan sudut pandang golongan masyarakat/Akademisi  dalam menilai setiap calon presiden dan calon wakil presiden yang  selalu memicu konflik di media sosial .

Media sosial yang menjadi sarana media komunikasi  pada saat ini yang harus nya di gunakan sebagai sarana komunikasi dalam segala hal yang positif ,pada saat ini kerap sekali di gunakan masyarakat untuk menyebarkan fitnah dan berita hoax ,bahkan ujaran kebencian hanya untuk meningkat kan eksistensi belaka   .

Menkominfo: berharap setiap warga negara yang memanfaatkan ekosistem platform digital turut memberikan edukasi melalui konten positif. Bahkan Menteri Budi Arie mengajak untuk selalu mengingatkan antarsesama saudara dan warga di sekitar lingkungan.“

Harap diingat kesuksesan Pemilu Damai 2024 adalah tanggung jawab kita bersama sebagai warga bangsa. Kita berharap Pemilu 2024 ini menjadi Pemilu yang beradab dan terus meningkat kualitasnya, karena demokrasi yang berkualitas ditandai oleh masyarakat yang juga semakin cerdas, sesuai dengan tagline acara ini: Demi Indonesia Cerdas Memilih,” ungkapnya.tentang Pertahankan Situasi Kondusif, Menkominfo Imbau Jaga Jempol di Ruang Digital. Dikutip dari laman resmi kementerian kominfo ,jumat (12/01/2024)

Kemudian ditambahkan, Ketua Bidang Hikmah PK IMM FISIP UMSU, Amar Siddiq Dermawan,peribahasa mulut adalah harimaumu pada saat ini jari -jemari kita lebih kejam dari pada harimau ketika masyarakat menggunakan jarinya untuk menyebarkan fitnah dan menjalin perselisihan yang hanya di karenakan berbeda sudut pandang yang akan berdampak perpecahan di masyarakat,saya berharap kalangan masyarakat/akademisi menjaga etika bersosial media dan mari kita kawal pesta demokrasi pada tanggal 14 februari beberapa hari yang akan datang ,siapapun pemimpin yang akan terpilih nantinya  kita harus menjaga kesatuan dan persatuan berwarga negara  .


No comments:

Post a Comment