SABU-SABU: Satu Bulan Satu Buku PK IMM FISIP UMSU


 Riset dan Pengembangan Keilmuan PK IMM FISIP UMSU—Selasa (11/07/2023) PK IMM FISIP UMSU melalui Bidang Riset Pengembangan dan Keilmuan melaksanakan kajian literasi yang bertajuk: “Sabu-Sabu: Satu Bulan Satu Buku” yang dilaksanakan di Aula FISIP UMSU.

Adapun buku yang menjadi objek kajian adalah: 

Sebuah Seni Bersikap Bodo Amat (Mark Manson)

Una Biografia de Niccolo Machiavelli (Dinar) 

Satu Bulan Satu Buku (Sabu-Sabu) merupakan program kerja Bidang Riset dan Pengembangan Keilmuan yang bertujuan untuk meningkatkan literasi dan pemahaman kader mengenai pengetahuan. Sebagaimana yang kita tahu, Indonesia menjadi negara nomor dua terbawah dalam hal minat baca.

Hal tersebut menjadi concern dari PK IMM FISIP UMSU P.A 2022/2023 dan maka dari itu kegiatan Sabu-Sabu ini dilaksanakan. Sebab laiknya seorang pembelajar dengan status “maha” yang mana kata tersebut mengacu pada arti yang “tertinggi”, sudah menjadi kewajiban bagi kami untuk melanjutkan budaya intelektual seperti kajian literasi.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah merupakan organisasi yang lahir berlandaskan intelektualitas. Namun belakangan hal tersebut semakin tergerus dan IMM sendiri kehilangan jati diri dan identitasnya. Sebagai kader IMM, kita dituntut untuk menjadi agen perubahan, menjadi akademisi yang berakhlak mulia, namun jangan melupakan landasan di mana ikatan ini tercipta: pengetahuan dan intelektualitas.

Sabu-Sabu menjadi upaya dan komitmen dari PK IMM FISIP UMSU untuk memantik Kembali ghirah dan semangat intelektualitas dalam hal ini kader dan mahasiswa. Melalui diskusi-diskusi kecil rutin, diharapkan ke depannya hal ini dapat dikembangkan dengan skala yang lebih besar dan massif tentunya.

Kita tidak ingin tentunya menjadi golongan orang-orang yang merugi. Yang menghabiskan masa muda hanya untuk berorganisasi tanpa memahami makna dan esensi. Maka dari itu sembari organisasi, sempatilah mengkaji sambal menyebut nama Tuhan. Sebagaimana firman Allah SWT dalam surah Al-Alaq:1-5 yang artinya, “Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan. Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya.”




No comments:

Post a Comment