Kader Baru, Harapan Baru



PK IMM FISIP UMSU - Kamis (02/01/2025) PK IMM FISIP UMSU sukses menyelenggarakan Darul Arqom Dasar (DAD) selama 4 hari 3 malam dimulai dari 02-05 Januari 2025.


Pada Darul Arqom Dasar ini mengusung tema "Mewujudkan Nilai Gerakan IMM yang Humanis dalam Menghadapi Dinamika Sosial". Bukan tanpa alasan tema ini diusung, dari kacamata bidang kader dapat melihat apa hal yang dibutuhkan oleh komisariat kedepannya. Yang dimana pengkaderan ini bertujuan untuk membentuk kader IMM yang mampu bersikap humanis dan saling toleransi dalam menghadapi berbagai dinamika yang terjadi di dalam organisasi, sama seperti halnya dengan jalan organisasi yang senantiasa tidak pernah berjalan mulus tentu saja ada berbagai dinamika yang bisa menurunkan gairah berkomisariat. Dalam perjalanan organisasi, perbedaan pandangan, perubahan kebijakan, dan tantangan dalam kepemimpinan merupakan hal yang wajar terjadi. Nilai humanis dapat mendorong kader IMM untuk lebih inklusif dan peduli terhadap sesama, baik di dalam organisasi maupun dalam aksi sosial yang dilakukan IMM di lingkungan masyarakat. Dengan pendekatan yang humanis, kader tidak hanya menjadi intelektual yang kritis, tetapi juga menjadi agen perubahan yang mampu mengelola konflik dengan pendekatan yang damai dan solutif. Sikap ini sangat penting agar IMM tetap menjadi gerakan yang solid, berdaya guna, dan relevan dalam menghadapi tantangan zaman, baik dalam ruang internal organisasi maupun dalam perannya di masyarakat. 


Pada pembukaan Darul Arqam Dasar dihadiri oleh Wakil Dekan III FISIP UMSU Dr. Hj. Yurisna Tanjung, M.AP , Pimpinan Cabang Kota Medan dalam hal ini diwakili oleh Muhammad Arfani Sinuhaji, S.H , Senior dan Alumni serta kader PK IMM FISIP UMSU. Kegiatan Darul Arqam Dasar juga di tanggungjawabi oleh Corps Instruktur Kota Medan, Master of Training Rafika Audina, M.I. Kom dan Secretary of Training Fitri Wardani, S.Pd.


Pengkaderan ini diharapkan dapat menghasilkan generasi yang memiliki pemahaman yang baik tentang bagaimana menyikapi perbedaan dengan bijak sehingga kader tidak hanya mampu menyelesaikan konflik secara konstruktif, tetapi juga dapat menjaga keberlangsungan organisasi dengan semangat kebersamaan. Dengan menginternalisasi nilai-nilai humanis, kader IMM dapat menjadi pemimpin yang mampu mengelola dinamika organisasi dengan sikap yang inklusif.

No comments:

Post a Comment