Bakti sosial merupakan bentuk nyata kepedulian dan tanggung jawab sosial kader terhadap lingkungan sekitar. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa solidaritas, mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat, serta memberikan kontribusi positif melalui aksi nyata seperti gotong royong, pemberian bantuan, edukasi sosial, dan kegiatan kemanusiaan lainnya. Melalui bakti sosial, Bidang SPM berupaya menciptakan perubahan yang bermanfaat dengan semangat pengabdian dan nilai-nilai kemanusiaan.
"Menebar Ilmu Lewat Pengabdian, Merawat Harapan di Pelosok Negeri: Bakti Sosial Sebagai Wujud Nyata Gerakan Kepedulian" merupakan tema pada kegiatan bakti sosial yang memiliki makna bahwa kegiatan bakti sosial bukan sekadar bentuk bantuan materi, tetapi juga sarana untuk mendistribusikan ilmu, pengetahuan, dan nilai kemanusiaan kepada masyarakat. Tema ini juga menegaskan bahwa gerakan sosial yang dilakukan merupakan wujud nyata dari tanggung jawab moral dan sosial kader IMM dalam menjaga nilai-nilai kemanusiaan, mempererat hubungan dengan masyarakat, serta berkontribusi aktif dalam menciptakan perubahan yang lebih baik di lingkungan sekitar.
Harapan dari Bidang Sosial Pemberdayaan Masyarakat (SPM) dengan terlaksananya kegiatan bakti sosial adalah agar para kader dapat menumbuhkan kepekaan sosial, semangat gotong royong, serta rasa tanggung jawab terhadap masyarakat kondisi di sekitar. Melalui kegiatan ini, diharapkan kader tidak hanya aktif dalam lingkup organisasi, tetapi juga mampu menjadi pribadi yang peduli, solutif, dan berjiwa pengabdian. Selain itu, SPM berharap kegiatan ini dapat menjadi pengalaman berharga bagi kader untuk belajar langsung tentang arti kepemimpinan sosial, kerja sama tim, dan pentingnya berperan dalam membawa perubahan positif di tengah masyarakat.

No comments:
Post a Comment